Pertama masuk sekolah SMP, ada salah satu perempuan yang digemari banyak siswa laki-laki, sudah beberapa laki-laki mencoba untuk mendekati perempuan itu tetap, perempuan itu terlalu cuek dan selalu menutup pintu hati, karena dia pernah dikecewakan oleh lelaki yang dia sayangi. seiring berjalannya waktu perempuan itu tidak sengaja melihat kakak senior sedang bermain futsal wajahnya sangat mirip dengan laki-laki yang pernah dia sayangi.
Setiap jam istirahat dia selalu melihat kakak senior itu sedang asik bercanda dengan temannya didepan jendela kelas dan membuat dia senyum-senyum sendiri. memperhatikan kakak senior itu sudah menjadi rutinitas dia sehari-hari, entah apa yang terjadi ketika dia sedang memperhatikan kakak senior tersebut dia tertangkap basah bahwa dia sedang memperhatikan,dia pun memalingkan wajahnya dari pandangan kakak senior itu dan wajahnyapun memerah karna menahan malu.
Seiring berjalannya waktu kakak senior itupun menyadari bahwa setiap apa yang dia lakukan selalu ada yang memperhatikannya, dan akhirnya kakak senior itu mulai menyukai perempuan itu, hari demi hari lelaki itu yang sering dijuluki dengan sebutan kakak senior sedang merencanakan sesuatu untuk menyatakan bahwa dia selama ini mempunyai rasa yang sama. Beberapa hari kemudian mereka menjadi sepasang kekasih, setiap hari mereka selalu berangkat sekolah bersama bahkan kekantin, waktu istirahat, maupun pulang sekolah mereka selalu bersama.Sewaktu-waktu si lelaki itu ingin memberi sebuah kejutan kepada kekasihnya itu tetapi, setiap lelaki itu ingin bertemu untuk memberi kejutan perempuan itu selalu tidak bisa, karena larangan orangtua untuk keluar rumah bersama laki-laki, sekalinya meminta izin untuk keluar rumah harus ada yang menemani sodara ataupun teman perempuan.Tetapi lelaki itu tidak pernah menyerah untuk mengajak perempuan itu bertemu tetapi,siperempuan kekeh tidak bisa dan pada akhirnya silelaki itu menyerah dan meraskan kekecewaan yang sangat mendalam,lelaki itu memutuskan untuk memutuskan hubungan dengan perempuan itu. Dan pada akhirnya perempuan itu menyesal.
"seperti biasanya, penyesalan selalu datang terlambat ketika kita kehilangan hal-hal yang membuat kita bahagia"