Senin, 30 Mei 2016

                                               Hari Kebangkitan Nasional 

Peringatan hari kebangkitan nasional diperingati setiap tanggal 20 Mei setiap tahunnya. Pada tahun 2015 ini bertepatan dengan harkitnas yang ke 107. Sebuah usia yang tak lagi muda serta perjalanan panjang bangsa Indonesia untuk terus menjadi sebuah negera yang benar – benar merdeka baik secara moral dan spiritual. Hari kebangkitan nasional 2013 bertepatan dengan peringatan yang ke 105 yang telah memberikan inspirasi yang dalam untuk kemajuan dan rasa nasionalisme seluruh rakyat Indonesia.   
Bangsa Indonesia, yang dijajah oleh Belanda, hidup dalam penderitaan dan kebodohan selama ratusan tahun. Bahkan tingkat kecerdasan rakyat, sangat rendah. Hal ini adalah pengaruh sistem kolonialisme yang berusaha untuk “membodohi” dan “membodohkan” bangsa jajahannya.
Politik ini jelas terlihat pada gambaran berikut:
Setelah menjajah selama 250 tahun tepatnya pada 1850 Belanda mulai memberikan anggaran untuk anak-anak Indonesia, itupun sangat kecil. Pendidikan yang disediakan tidak banyak, bahkan proses pembelajaran tersebut hanya dilakukan untuk menciptakan tenaga yang bisa baca tulis dan untuk keperluan perusahaan saja.
Keadaan tersebut membuat dr. Wahidin Soedirohoesodo yang mula-mula berjuang melalui surat kabar Retnodhumilah, menyerukan pada golongan priyayi Bumiputera untuk membentuk dana pendidikan. Namun usaha tersebut belum membuahkan hasil, sehingga dr. Wahidin Soedirohoesodo harus terjung ke lapangan dengan berceramah langsung.
Berikut ini Sejarah Berdirinya Budi Utomo:
Dengan R. Soetomo sebagai motor, timbul niat di kalangan pelajar STOVIA di Jakarta untuk mendirikan perhimpunan di kalangan para pelajar guna menambah pesatnya usaha mengejar ketertinggalan bangsa.
Langkah pertama yang dilakukan Soetomo dan beberapa temannya ialah mengirimkan surat-surat untuk mencari hubungan dengan murid-murid di kota-kota lain di luar Jakarta, misalnya: Bogor, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Magelang.
Pada hari Sabtu tanggal 20 Mei 1908 pukul 9 pagi, Soetomo dan kawan-kawannya: M. Soeradji, M. Muhammad saleh, M. Soewarno, M. Goenawan, Soewarno, R.M. Goembrek, dan R. Angka berkumpul dalam ruang kuliah anatomi. Setelah segala sesuatunya dibicarakan masak-masak, mereka sepakat memilih “Boedi Oetomo” menjadi nama perkumpulan yang baru saja mereka resmikan berdirinya.
“Boedi” artinya perangai atau tabiat sedangkan “Oetomo” berarti baik atau luhur. Boedi Oetomo yang dimaksud oleh pendirinya adalah perkumpulan yang akan mencapai sesuatu berdasarkan atas keluhuran budi, kebaikan perangai atau tabiat, kemahirannya.
Semoga Informasi tentang Hari Kebangkitan Nasional tahun 2015, Tokoh – tokoh Berdirinya Budi Utomo dan Sejarah berdirinya gerakan budi Utomo bermanfaat untuk semua. Salam Satu Data.

Senin, 29 Februari 2016

                                                  CINTA TAK BERBALAS
          
                                            

         Pertama masuk sekolah SMP, ada salah satu perempuan yang digemari banyak siswa laki-laki, sudah beberapa laki-laki mencoba untuk mendekati perempuan itu tetap, perempuan itu terlalu cuek dan selalu menutup pintu hati, karena dia pernah dikecewakan oleh lelaki yang dia sayangi. seiring berjalannya waktu perempuan itu tidak sengaja melihat kakak senior sedang bermain futsal wajahnya sangat mirip dengan laki-laki yang pernah dia sayangi.
       Setiap jam istirahat dia selalu melihat kakak senior itu sedang asik bercanda dengan temannya didepan jendela kelas dan membuat dia senyum-senyum sendiri. memperhatikan kakak senior itu sudah menjadi rutinitas dia sehari-hari, entah apa yang terjadi ketika dia sedang memperhatikan kakak senior tersebut dia tertangkap basah  bahwa dia sedang memperhatikan,dia pun memalingkan wajahnya dari pandangan kakak senior itu dan wajahnyapun memerah karna menahan malu.
       Seiring berjalannya waktu kakak senior itupun menyadari bahwa setiap apa yang dia lakukan selalu ada yang memperhatikannya, dan akhirnya kakak senior itu mulai menyukai perempuan itu, hari demi hari lelaki itu yang sering dijuluki dengan sebutan kakak senior sedang merencanakan sesuatu untuk menyatakan bahwa dia selama ini mempunyai rasa yang sama. Beberapa hari kemudian mereka menjadi sepasang kekasih, setiap hari mereka selalu berangkat sekolah bersama bahkan kekantin, waktu istirahat, maupun pulang sekolah mereka selalu bersama.
         Sewaktu-waktu si lelaki itu ingin memberi sebuah kejutan kepada kekasihnya itu tetapi, setiap lelaki itu ingin bertemu untuk memberi kejutan perempuan itu selalu tidak bisa, karena larangan orangtua untuk keluar rumah bersama laki-laki, sekalinya meminta izin untuk keluar rumah harus ada yang menemani sodara ataupun teman perempuan.Tetapi lelaki itu tidak pernah menyerah untuk mengajak perempuan itu bertemu tetapi,siperempuan kekeh tidak bisa dan pada akhirnya silelaki itu menyerah dan meraskan kekecewaan yang sangat mendalam,lelaki itu memutuskan untuk memutuskan hubungan dengan perempuan itu. Dan pada akhirnya perempuan itu menyesal.
"seperti biasanya, penyesalan selalu datang terlambat ketika kita kehilangan hal-hal yang membuat kita bahagia" 

Minggu, 31 Januari 2016

                                                                          BIODATA
Nama      : Karla Nurvirgianti
Kelas       : XI IIS3
No induk  :141510274
Alamat     : Kp.Monggor
TTL         : Garut, 26 Agustus 1999